Senin, 18 Juni 2012

Biru, Jatuh Hati


Seberapa banyak hal-hal unik yang mungkin membuatmu  jatuh hati? Mungkin cukup banyak, karena setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang apa itu unik, dan apa itu jatuh hati. Selama itu masih dalam koridor hukum dan norma yang sesuai, jatuh hati tidak akan pernah dilarang, itu adalah hak asasi setiap manusia.

Aku sedang dalam perjalanan menuju tanah Ciamis, dengan mobil butut satu-satunya yang aku punya, aku memulai perjalanan dengan santai dari Bandung, karena memang tidak ada yang perlu kukejar dengan terburu-buru kali ini. Pantai Pangandaran, ya, inilah tempat yang akan kutuju. Sebuah pantai yang istimewa di pesisir selatan Jawa Barat. Sebuah pantai yang menyimpan banyak sejarah karena sempat digunakan sebagai tempat pendaratan tentara Jepan semasa Perang Dunia ke 2. Sebuah pantai yang lekat dengan legenda sang Nyi Roro Kidul. Sebuah pantai yang berpantangan berpakaian hijau bagi para pengunjungnya.

Ngomong-ngomong tentang hijau, aku langsung melirik pakaian yang kukenakan, untungnya bukan baju hijau yang kupakai. Sebenarnya aku tak percaya dengan pantangan itu, ingin sekali-kali aku membuktikan bahwa teori itu salah, tapi aku belum punya waktu untuk membuktikan itu. Aku sekarang disini, di perjalanan ini untuk mengejar satu warna lain yang bukan hijau yang telah membuatku jatuh hati.

Sesampainya di Pangandaran, aku langsung berkeliling untuk mencari satu warna yang membuatku jatuh hati, yaitu biru. Warna yang mempunyai banyak makna, terutama bagiku. Entah mengapa warna ini sangat membuatku mabuk kepayang, aku pun tidak pernah menyangka akan sejatuh hati ini. Kulihat banyak warna biru yang kutemui di pantai ini, tapi hanya satu yang kutuju.

Laut biru? Ah, itu memang indah, tapi tidak cukup untuk membuatku jatuh hati, aku tidak semelankolis itu.

Langit biru? Tak kalah indahnya, tapi sama seperti laut biru alasan yang kugunakan.

Gadis berbaju biru? Well, cukup menggoda, tapi itu belum mampu membuatku jatuh hati.

Gadis berbikini biru? Itu sangat menantang, tetapi aku bukan tipe pria seperti itu, jadi aku tidak jatuh hati pada bikini biru.

Ah, akhirnya kutemui si biru yang membuatku jatuh hati. Jauh di tepi pantai sana aku melihat si biru ini. Bukan benda tunggal memang, karena cukup banyak si biru ini yang kulihat. Ya, yang kulihat disana merupakan segerombolan orang yang mengenakan pakaian biru, well ya, memang segerombolan pria, tapi aku masih normal kok. Karena si biru yang membuatku jatuh hati ini ialah si biru kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Pangeran biru, Maung Bandung, Persib Bandung, apapun sebutannya. Biru inilah yang membuatku jatuh hati. Sengaja aku kejar sampai Pangandaran sini karena memang mereka sedang mengadakan pemusatan latihan di pantai Pangandaran ini.

6 komentar:

  1. etdaaahhh mikirinnya bikini hahaha

    BalasHapus
  2. lama-lama jadi curhatan nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu...
      kalo setingan di jakarta baru basd on true story :P

      Hapus
  3. selain di bali, emang ada yapantai yg orang2 berani pake bikini? :p

    BalasHapus